jalur rangkaian pada lampu kota adalah

Bateraiyang dipakai adalah baterai 12 volt. Pada umumnya, komponen pada setiap rangkaian kelistrikan lampu itu sama. Source: More.. Berikut merupakan beberapa komponen rangkaian lampu kepala dan kota yang harus kita tahu dalam merangkai lampu kepala beserta fungsinya: Rangkaian lampu kepala pada mobil 2. Dilansirdari ensiklopedia pendidikan, jalur rangkaian pada lampu rem adalah baterai - fuse - saklar rem - lampu rem - massa. Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Majelis Permusyawaratan Rakyat berwenang mengubah dan menetapkan UUD sesuai amanat pasal 3 ayat (1) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Akibatnya lokomotif yang dijalankan masinis Harianto, warga Bangil, tidak dapat berhenti di jalur 2 Stasiun Sengon. Pada saat bersamaan datang rangkaian kereta api BBM yang ditarik lokomotif CC 203 27 dari arah Bangil yang dijalankan masinis Katnadi warga Malang, masuk juga di jalur 2. Akibatnya, tabrakan tidak bisa terhindarkan. AmrieMuchta 8/27/2017. Rangkaian Lampu Sein - Salah satu aspek dalam berkendaran adalah keselamatan, sementara itu sistem keselamatan pada mobil juga dibagi menjadi beberapa macam termasuk active safety dan pasive safety. Bicara soal active safety, maka akan terbesit sistem rem. Hal itu karena sistem rem secara aktif mengontrol laju Rangkaianlistrik yang dipasang di rumah-rumah menggunakan rangkaian paralel dan bukan rangkain seri, karena pada rangkaian paralel seluruh lampu akan menyala sama terang dan jika salah satu lampu padam, lampu yang lain tidak akan terpengaruh.. Rangkaian listrik di dalam rumah, dapat berupa rangkaian seri ataupun rangkaian pararel.Rangkaian seri adalah rangkaian alat-alat listrik yang Ich Danke Dir Dass Ich Dich Kennenlernen Durfte. 0% found this document useful 0 votes2K views39 pagesOriginal Titlesoal © All Rights ReservedAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes2K views39 pagesSoal KelistrikanOriginal Titlesoal to Page You are on page 1of 39 You're Reading a Free Preview Pages 7 to 16 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 20 to 36 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Lampu kepala, headlamp, atau headlight merupakan salah satu bagian dari sistem penerangan yang mempunyai fungsi sangat penting. Lampu kepala memiliki fungsi untuk menerangi jalan pada saat malam hari, saat kondisi jalan gelap, atau saat melaju dalam posisi hujan lebat. Jadi lampu kepala sebagai sumber pencahayaan utama kendaraan. Pada penggunaannya, lampu kepala dibedakan menjadi dua yaitu lampu dekat atau low beam dan lampu jauh atau high beam. Kedua lampu ini dikontrol dengan menggunakan saklar kombinasi yang berada dibawah steering wheel atau roda kemudi. Lampu dekat merupakan lampu kepala yang akan menyorot sejauh 40 m yang sering digunakan pada umumnya. Lampu jauh merupakan lampu kepala yang akan menyorot sejauh 100 m, biasanya digunakan saat jarak pandang minim ketika hujan sangat lebat atau saat jalan tertutup abu atau asap. Pada umumnya bentuk lampu kepala, headlamp, atau headlight berbeda-beda satu dengan yang lain. Hal ini tergantung dari jenis dan merk mobil atau kendaraan. Walaupun berbeda-beda namun fungsi dari lampu kepala sama yaitu sumber pencahayaan utama pada kendaraan. Selain itu tipe lampu kepala itu dibedakan menjadi dua yaitu sealad beam atau lampu menyatu dengan frame dan reflector dan semi sealad beam atau lampu kepala yang terpisah dari frame dan reflector. Lampu kota merupakan lampu yang menunjukan dimensi atau ukuran kendaraan dimana panjang lebar dan tinggi ditunjukan oleh lampu ini. Lampu ini biasanya terdiri dari 4 buah yaitu dua didepan dan dua pada bagian belakang atau yang lebih dikenal dengan tail light. Selain menunjukan ukuran, lampu kota juga mempunyai fungsi untuk menerangi jalan pada malam hari selain lampu kepala. Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan mengenai rangkaian pengendali positif dan pengendali negatif. Pada rangkaian lampu kepala dan kota juga dapat dirangkai dengan pengendali positif dan pengendali negatif. Perbedaannya hanya pada kontrol atau letak saklar dari lampu kepala dan kota itu sendiri. Nah untuk mengetahui lebih lanjut mengenai rangkaian kelistrikan lampu kepala dan kota baik pengendali positif atau negatif serta komponen dan fungsinya, perhatikan penjelasan berikut. Komponen Rangkaian Lampu Kepala Dan Kota Beserta Fungsinya Pada umumnya, komponen pada setiap rangkaian kelistrikan lampu itu sama. Perbedaan hanya terdapat pada penggunaan saklar dan jenis lampu yang digunakan. Berikut merupakan komponen rangkaian lampu kepala dan kota beserta fungsinya Aki atau baterai merupakan sumber energi listrik untuk menyalakan rangkaian lampu kepala dan kota. Fuse merupakan pengaman dari rangkaian kelistrikan lampu kepala dan kota apabila terjadi konsleting atau ada arus berlebih yang dapat merusak rangkaian kelistrikan lampu kepala dan kota. Wiring Harness atau kabel merupakan penghubung dan penyalur arus listrik dari satu komponen ke komponen lain pada rangkaian kelistrikan lampu kepala. Kunci kontak merupakan saklar utama pada rangkaian kelistrikan lampu kepala dan kota yang mempunyai fungsi untuk menghubungkan dan memutuskan arus listrik dari baterai ke rangkaian kelistrikan lampu kepala dan kota. Saklar kombinasi merupakan saklar operasional lampu kepala dan kota, yaitu menghubungkan dan memutuskan arus listrik dari baterai ke salah satu rangkaian lampu kepala baik low beam maupun high beam serta lampu kota sehinga bekerja. Relay merupakan saklar elektronik yang digunakan untuk mengontrol arus listrik yang masuk ke rangkaian lampu kepala dan kota. Ada beberapa rangkaian lampu kepala dan kota yang menggunakan relay namun ada beberapa yang tidak menggunakan. Lampu merupakan beban atau yang menghasilkan cahaya. Pada lampu kepala biasanya yang digunakan adalah lampu dua filamen. 1 filamen digunakan untuk low beam dan 1 filamen untuk high beam. Lampu dekat biasanya berdaya 45 watt dan lampu jauh 60 watt. Hal ini yang menyebabkan lampu jauh memiliki jarak jangkau yang lebih jauh. Sementara lampu kota terdiri dari 4 buah lampu yang masing-masing memiliki daya 30-50 watt tergantung tipe kendaraan. Walaupun untuk mobil tipe sekarang kebanyakan lampu kota menggunakan lampu LED untuk menambah kesan mewah. Rangkaian Kelistrikan Lampu Kepala Dan Kota Diawal sudah dibahas mengenai rangkaian kelistrikan lampu kepala dan kota. Rangkaian kelistrikan lampu kepala dan kota memiliki dua jenis yaitu rangkaian lampu kepala dan kota pengendali positif dan rangkaian lampu kepala dan kota pengendali negatif. Berikut kedua contoh rangkaian lampu kepala dan kota pengendali positif dan rangkaian lampu kepala dan kota pengendali negatif beserta cara kerjanya. Rangkaian Kelistrikan Lampu Kepala Dan Kota Pengendali Positif Cara kerjanyaAliran arus dari baterai akan mengalir melalui dua sisi yaitu saklar dan fuse atau sekering. Arus listrik yang mengalir ke sekering akan stanby di terminal 30 relay menunggu relay aktif. Sementara aliran arus yang mengalir ke saklar akan stanby di terminal 31 saklar kombinasi. Lampu Kota Ketika saklar kombinasi di hidupkan pada posisi lampu kota, maka arus listrik dari terminal 31 saklar kombinasi akan mengalir ke terminal 58 saklar kombinasi → terminal 85 relay → terminal 86 relay → massa, yang mengakibatkan relay aktif dan terminal 30 dan 87 relay terhubung. Arus listrik yang semula stanby di terminal 30 relay mengalir ke terminal 87 relay → lampu kota 58 → massa lampu kota menyala. Apabila saklar kombinasi dimatikan maka relay non aktif dan aliran arus dari terminal 30 tidak diteruskan ke lampu kota. Lampu Kepala Ketika saklar kombinasi dihidupkan pada posisi lampu kepala low beam maka arus listrik dari terminal 31 saklar kombinasi akan mengalir ke terminal 56 saklar kombinasi → terminal 56 b saklar kombinasi → terminal 86 relay → terminal 85 relay → massa yang menyebabkan relay aktif sehingga arus yang semula stanby pada terminal 30 relay lampu kepala low beam akan mengalir menuju ke terminal 87 relay low beam → lampu kepala low beam → massa, sehingga lampu kepala jarak dekat menyala. Apabila saklar dimatikan maka relay non aktif dan aliran arus ke lampu terhenti. Ketika saklar kombinasi dihidupkan pada posisi lampu kepala high beam maka arus listrik dari terminal 31 saklar kombinasi akan mengalir menuju terminal 56 saklar kombinasi → terminal 56 a saklar kombinasi → terminal 86 relay → terminal 85 relay → massa yang menyebabkan relay aktif sehingga arus yang semula stanby pada terminal 30 relay lampu kepala high beam akan mengalir menuju ke terminal 87 relay high beam → lampu kepala high beam → massa, sehingga lampu kepala jarak jauh menyala. Apabila saklar dimatikan maka relay non aktif dan aliran arus ke lampu terhenti. Ketika saklar kombinasi diposisikan pada flash atau lampu dim maka arus listik dari terminal 31 saklar kombinasi akan menuju ke terminal flash → terminal 56 a saklar kombinasi → terminal 86 relay → terminal 85 relay → massa yang menyebabkan relay aktif sehingga arus yang semula stanby pada terminal 30 relay lampu kepala high beam akan mengalir menuju ke terminal 87 relay high beam → lampu kepala high beam → massa, sehingga lampu kepala jarak jauh menyala. Apabila saklar dimatikan maka relay non aktif dan aliran arus ke lampu terhenti Rangkaian Kelistrikan Lampu Kepala Dan Kota Pengendali Negatif Cara kerjanya Aliran arus listrik dari baterai akan mengalir menuju ke sekering dan stanby di terminal 30 relay dan terminal 85 relay. Lampu Kota Saat saklar diposisikan pada lampu kota maka arus yang stanby di terminal 85 relay mengalir menuju terminal 86 relay → terminal 58 saklar kombinasi → massa relay aktif, terminal 30 dan 87 relay terhubung. Sehingga arus listrik mengalir dari terminal 30 relay lampu kota → terminal 87 relay lampu kota → lampu kota → massa lampu menyala. Saat saklar dimatikan relay non aktif dan aliran listrik yang menuju ke lampu terhenti. Lampu Kepala Ketika saklar kombinasi dihidupkan pada posisi lampu kepala low beam maka arus listrik dari terminal 85 relay lampu kepala akan mengalir menuju terminal 86 relay lampu kepala → terminal 56 saklar kombinasi → massa relay aktif, terminal 30 dan 87 relay terhubung. Maka arus listrik dari terminal 30 relay lampu kepala akan mengalir ke massa lampu kepala → filamen lampu kepala low beam → terminal 56a saklar kombinasi → terminal 31 saklar kombinasi → massa, sehingga lampu menyala. Saat saklar dimatikan relay non aktif dan aliran listrik yang menuju ke lampu terhenti. Ketika saklar kombinasi dihidupkan pada posisi lampu kepala high beam maka arus listrik dari terminal 85 relay lampu kepala akan mengalir menuju terminal 86 relay lampu kepala → terminal 56 saklar kombinasi → massa relay aktif, terminal 30 dan 87 relay terhubung. Maka arus listrik dari terminal 30 relay lampu kepala akan mengalir ke massa lampu kepala → filamen lampu kepala high beam → terminal 56b saklar kombinasi → terminal 31 saklar kombinasi → massa, sehingga lampu kepala jarak jauh menyala. Apabila saklar dimatikan maka relay non aktif dan aliran arus ke lampu terhenti. Ketika saklar kombinasi diposisikan pada flash atau lampu dim maka arus listik dari terminal 85 relay lampu kepala akan mengalir menuju terminal 86 relay lampu kepala → terminal F1 saklar kombinasi → massa relay aktif, terminal 30 dan 87 relay terhubung. Maka arus listrik dari terminal 30 relay lampu kepala akan mengalir ke massa lampu kepala → filamen lampu kepala high beam → terminal 56b saklar kombinasi → terminal 31 saklar kombinasi → massa, sehingga lampu kepala jarak jauh menyala. Apabila saklar dimatikan maka relay non aktif dan aliran arus ke lampu terhenti Diatas merupakan rangkaian kelistrikan lampu kepala dan kota pengendali positif dan pengendali negatif. Semoga bermanfaat dan dapat membantu. – Untuk melengkapi rangkaian lampu kepala, kali ini saya membahas rangkaian kelistrikan lampu kota. Hidupnya lampu kota tentu saja pada saat malam hari. Tetapi bisa saja pada saat suasana hujan lebat, berkabut, atau bahkan asap tebal kebakaran. Itu mengapa lampu kota sering kali pengemudi hudupkan bersamaan dengan lampu kepala baik itu lampu dekat maupun lampu jauh. Lalu apa saja yang diperlukan dalam rangkaian kelistrikan lampu kota? Seperti apa diagram rangkaiannya dan bagaimana cara kerjanya? Sebentar lagi akan saya sampaikan pada Anda. Lampu kota pada sebuah mobil Honda. Sumber Lumina-auto. Ada lima buah komponen utama dalam sebuah rangkaian kelistrikan lampu kota. Apa saja? Berikut uraiannya. Baterai Komponen pertama dari rangkaian kelistrikan lampu kota adalah baterai. Baterai sebagai sumber daya kelistrikan pada seluruh rangkaian kelistrikan bodi, sebelum digantikan oleh alternator sistem pengisian pada saat mobil telah bekerja. Tentu saja baterai yang dipakai adalah baterai 12 V, tetapi masih ada hal penting lain tentang baterai. Untuk lebih jauh mengetahuinya, baca Hal penting yang wajib diketahui tentang baterai mobil. Saklar Lampu Kota Komponen berikutnya adalah saklar lampu kota. Saklar lampu kota berfungsi untuk menyambung dan memutuskan arus. Dengan saklar lampu kota ini, lampu secara normal akan hidup dan mati saat saklar dioperasikan. Ini penting karena sebagai kontrol utama fungsi kelistrikan lampu kota. Sekring Fuse atau juga kita menyebutnya dengan nama sekring adalah komponen ketiga dari komponen utama rangkaian kelistrikan lampu kepala. Sekring penting untuk menjaga adanya short circuit dari rangkaian lampu kota. Begitu pentingnya sekring untuk sebuah rangkaian kelistrikan, termasuk juga rangkaian kelistrikan lampu kota, maka wajib hukumnya untuk lebih jauh tahu tentang sekring. Relay Relay merupakan sebuah alat yang digunakan untuk membatu meringankan beban baterai. Lho bisa? Ya tentu saja, baca; Cara kerja dan fungsi relay, untuk mengetahui alasannya. Begitu juga fungsinya pada rangkaian kelistrikan lampu kota ini. Maka dari itu, kita masukkan relay ke dalam daftar komponen-komponen utama rangkaian lampu kota. Bola Lampu atau Lampu Kota Komponen yang terakhir adalah bola lampu. Bola lampu atau lampu kota ada empat buah secara umum. Dua diletakkan di bagian depan kanan dan kiri yang dua lainnya diletakkan di belakang juga sebelah kanan dan kiri. Rangkaian Kelistrikan Lampu Kota Berikut kami sajikan rangkaian kelistrikan lampu kota. Silahkan pahami berdasarkan komponen-komponen yang telah saya sebutkan di atas. Setelah itu, silahkan lanjutkan ke bagian berikutnya untuk memahami cara kerja rangkaian kelistrikan tersebut. Diagram rangkaian kelistrikan lampu kota. Cara Kerja Rangkaian kelistrikan Lampu Kota Cara kerja rangkaian kelistrikan lampu kota sebenarnya cukup sedehana. Ini tidak lebih sulit dari memahami rangkaian kelistrikan lampu kepala tentunya. Bermula dari baterai 12 V sebagai sumber daya utama rangkaian. Arus akan mengalir menuju dua buah sekring paralel. Arus dari salah satu sekring mengarah ke saklar lampu kota dan satu lainnya mengarah ke terminal 30 relay. Ketika saklar dinyalakan ON arus akan melaluinya dan akan diteruskan ke terminal 85 ke 86 relay. Saat arus mengalir pada dua terminal relay tersebut akan terjadi kemagnetan dan platina akan menghungkan terminal 30 dan 87. Arus akan mengalir ke terminal 87 dan selanjutnya ke seluruh lampu kota depan dan belakang kanan kiri. Dan lampu seketika akan hidup. Lampu kota mati ketika saklar diputus/OFF secara normal. Karena kemagnetan pada relay hilang dan platinya kembali terbuka. Sehingga tidak ada arus yang mengalair ke lampu melalui terminal 30 relay. Dan begitu seterusnya. Mudah bukan? Itu tadi cara kerja rangkaian kelistrikan lampu kota. Jika ada yang belum paham, silahkan tinggalkan pertanyaan pada kolom komentar berikut ya…! Apa Sih Fungsi Lampu Kota Pada Mobil? Saya telah menyinggung tentang fungsi lampu kota pada mobil di awal artikel secara umum. Namun setelah kita memahami rangkaian kelistrikan lampu kota pada artikel ini, rasanya sayang jika kita tidak membahas fungsi lampu kota lebih rinci. Oleh karena itu, saya akan mencoba membahas lebih jauh tentang fungsi lampu kota pada sebuah mobil di bagian ini. Pada sebuah mobil, terdapat sejumlah lampu terpasang di sekeliling bodi kendaraan. Lampu-lampu tersebut memiliki fungsinya masing-masing. Fungsi lampu tersebut terkadang bisa kita terka dari penempatan pada kendaraan dan tujuan dari pemasangan lampu tersebut. Seperti misalnya fungsi lampu kepala yang menerangi jalan saat kondisi gelap atau lampu sein yang berfungsi untuk isyarat saat mobil hendak berbelok. Baca juga Rangkaian Kelistrikan Lampu Tanda Belok atau Sein Setiap negara punya kebijakan masing-masing terkait dengan fungsi dan standar lampu. Untuk di Indonesia sendiri, penamaan untuk masing-masing lampu yang ada pada mobil ini sangatlah beragam. Ini salah satunya karena banyaknya jenis bahasa berdasarkan suku dan budaya. Akan tetapi, meski berbeda semua akan mengarah pada salah satu lampu tersebut, termasuk lampu kota. Lampu kota mungkin di daerah lain ada yang mengatakan lampu senja. Wajar memiliki penamaan seperti itu karena umumnya pengemudi akan menyalakan lampu ini saat senja. Ada juga yang menyebut lampu kota ini sebagai lampu jarak. Ini juga hal yang wajar karena lampu ini dapat menjadi isyarat dan penanda lebar suatu kendaraan. Lain lagi dengan penamaan lampu kota ini sebagai lampu kecil yakni karena keterangan cahaya yang ia hasilkan lebih kecil daripada lampu-lampu lain yang ada. Meski demikian, pada dasarnya lampu kota ini adalah lampu posisi Position lamp/lights. Untuk bagian depan kita mengenalnya dengan sebutan lampu posisi depan Front position lamps, sedangkan untuk bagian belakang kita mengenal dengan sebutan lampu posisi belakang Rear position lamps atau Tail lamps.Pada beberapa kendaraan, ada pula yang memiliki lampu posisi yang berada di sisi samping kendaraan. Untuk lampu ini kita mengenalnya dengan nama lampu posisi samping Side position lamp.Lalu apa sih fungsi dari lampu kota ini sebenarnya? Nah, berikut adalah fungsi lampu kota yang ada pada mobil. 1. Untuk Mengetahui Posisi Mobil Fungsi lampu kota yang pertama adalah untuk mengetahui posisi sebuah mobil. Tujuannya untuk pengemudi lainnya baik dari arah depan maupun dari arah belakang. Lampu kota ini akan menunjukkan di mana posisi kendaraan saat melaju di jalan raya terutama pada saat senja dan malam hari. Seperti yang sahabat teknisi mobil ketahui bahwa jalan raya untuk kendaraan bermotor terdiri dari banyak lajur jalan, ada yang terdiri dari dua lajur searah, dua lajur berlawanan arah, 3 lajur searah, hingga lebih dari 3 lajur jalan baik yang searah atau berlawanan arah. Dalam kondisi yang normal, umumnya kita tidak perlu menyalakan lampu kota saat berkendara pada lajur jalan tersebut karena posisi kendaraan yang melaju dan melintas dapat dilihat dengan jelas sehingga mudah untuk menghindar atau untuk mengatur jarak aman berkendara. Namun, ketika kondisi jarak pandang yang terbatas terjadi, seperti misalnya saat senja, saat hujan gerimis, saat malam hari, saat jalan berkabut, jalan berasap, dan lain-lain, maka kita perlu untuk menyalakan lampu kota ini. Dengan menyalakan lampu kota ini, maka pengemudi lain akan mudah untuk mengetahui posisi kendaraan yang kita gunakan saat melaju di jalan, apakah sedang melaju dilajur kiri, lajur kanan, melaju searah, atau melaju secara berlawanan arah. 2. Untuk Menandai Panjang dan Lebar Mobil Untuk fungsi lampu kota yang berikutnya adalah sebagai penanda panjang dan lebar sebuah mobil. Fungsi ini lebih banyak kita temukan pada kendaraan-kendaraan dengan dimensi yang lebar dan lebih panjang, seperti contohnya bus atau truk. Meski untuk mobil-mobil pribadi seperti Pajero Sport dan sekelasnya, lampu ini akan ada sama seperti pada bus dan truk misalnya. Seperti pada truk, sahabat teknisi mobil tentu saja akan melihat lampu kota tambahan yang ada di sepanjang bodi dan bak truk. Lampu-lampu tersebut selain sebagai penanda panjang badan truk, mereka juga kerap pengemudi truk gunakan untuk memantau kondisi di sisi kanan kiri badan truk. Ini akan sangat bermanfaat khususnya saat mau parkir di waktu malam hari. Dengan keberadaan lampu kota di sepanjang badan truk ini, pengendara lain juga dapat dengan mudah untuk mengetahui bahwa kendaraan yang melintas di dekatnya adalah truk/ bus yang memiliki bodi panjang. Dengan demikian, pengendara lain akan lebih berhati-hati ketika ingin berpapasan atau mendahului kendaraan tersebut. 3. Untuk Penanda Arah Mobil Bergerak Ini adalah fungsi lampu kota yang terakhir yakni untuk penanda arah mobil bergerak. Seperti yang sahabat teknisi mobil ketahui bahwa, untuk lampu kota bagian depan akan menyala dengan warna putih. Hal ini karena umumnya lampu kota akan terpasang bersama dengan lampu kepalaheadlamp. Sementara itu, untuk lampu kota bagian belakang akan menyala dengan warna merah dan terpasang secara bersamaan dengan lampu rem. Pada saat sahabat teknisi mobil berkendara dan melihat kendaraan lain bergerak dengan lampu kota menyala berwarna putih, hal ini menandakan bahwa kendaraan tersebut memiliki arah laju kendaraan yang berlawanan arah dengan kita. Sementara itu, jika dari kejauhan sahabat teknisi mobil melihat kendaraan lain bergerak dengan lampu kota berwarna merah, hal ini menandakan bahwa kendaraan tersebut memiliki arah laju kendaraan yang searah dengan arah laju kendaraan kita. Dengan mengetahui fungsi terakhir ini, secara standar sahabat teknisi mobil tidak perlu lagi untuk melaju menggunakan mobilnya terhadap mobil lain yang ada di sekitar jalan yang sahabat teknisi mobil lalui. Berikut adalah penjelasan fungsi lampu kota tail light beserta rangkaian dan cara kerjanya. Sistem Penerangan yang terdapat pada kendaraan memiliki beberapa tujuan yaitu untuk pencahayaan, untuk tanda atau informasi. Pada kendaraan khususnya pada sistem penerangan terdapat salah satu lampu yang sering kita sebut dengan lampu kota, lampu kota yang disebut juga dengan lampu jarak clearance ligt dan tail ligt lampu belakang berfungsi sebagai penerangan dalam pada saat senja atau fajar dimana kondisi cahaya di sekitar kendaraan tidak begitu gelap. Di kota-kota, seluruh pengendara sepeda motor diwajibkan untuk menyalakan lampu kota, ini bertujuan agar kendaraan bermotor lebih terlihat lebih menonjol, sehingga menjadi perhatian pengendara lainnya. Tentu hal ini bertujuan agar angka kecelakaan sepeda motor dapat di minimalisir. Lampu jarak atau lampu kota berfungsi untuk memberi peringatan terhadap pengguna jalan lainnya akan keberadaan kendaraan, dan juga memberikan sinyal jarak lebar dari kendaraan tersebut. Begitu juga lampu kota bagian belakang yang disebut dengan tail light, berfungsi untuk memberikan sinyal pada kendaraan di belakang tentang lebar dari kendaraan tersebut. Lampu kota bagian belakang bolamp lampunya dijadikan satu dengan lampu rem, jadi jenis bolamp lampunya adalah double filament. Perbandingan lampu kota dengan lampu rem adalah lampu kota menyala lebih redup daripada lampu rem. Saklar switch kontrol lampu kota dijadikan satu dengan saklar lampu kepala atau yang biasanya disebut dengan headlight switch. Lampu kota dapat diaktifkan dengan memutar saklar lampu kepala headlight switch sebanyak satu kali langkah. Pada langkah kedua digunakan untuk mengaktifkan lampu kepala. Beberapa model memiliki sistem lampu belakang yang dilengkapi dengan indikator lampu dua tipe sistem lampu belakanga. Tipe terhubung langsung tanpa relaib. Tipe relai lampu belakang Rangkaian Lampu Kota Tail Light dan Cara Kerja Cara kerja lampu belakang tail light tipe terhubung tanpa relay Ketika saklar kontrol lampu diputar satu kali ke posisi tail, maka arus dari + baterai akan mengalir melewati fusible link dan sekering, kemudian saklan kontrol lampu > lampu belakang > massa. Lampu belakang atau lampu kota menyala. Cara kerja lampu belakang dengan relay Ketika saklar kontrol lampu diputar ke posisi tail, arus dari positif baterai mengalir melalui fusible link dan sekering > kumparan pada relay > saklar kontrol lampu > massa. Akibatnya relay terjadi kemagnetan, sehingga plunger tertarik yang mengakibatkan arus dari + baterai mengalir melalui fusible link dan sekering > relay > lampu belakang > massa. Lampu belakang menyala. Berprofesi sebagai CEO Bengkel Mobil Idaman Motor. Pernah bekerja sebagai Mekanik di Mitsubishi Motor dan Suzuki Motor. Lampu kota tail light atau clearance light pada kendaraan merupakan salah satu dari beberapa sistem penerangan yang ada pada kendaraan. Sebutan lampu kota ini dikenal di Indonesia, nama asli dari lampu kota ini adalah clearance light yang artinya lampu jarak atau juga disebut dengan tail light yang artinya lampu belakang. Pada kendaraan, lampu kota ini terletak pada bagian depan dan pada bagian belakang kendaraan. Lampu kota dapat menyala sendiri atau menyala bersama dengan lampu kepala headlight. Lampu kota bagian belakang tail light berfungsi untuk memberikan isyarat jarak lebar kendaraan pada mobil. Isyarat ini akan memberi tahu pengemudi atau pengendara lain tentang ukuran lebar dari kendaraan tersebut. Isyarat lebar kendaraan ini akan sangat berguna ketika berkendara pada kondisi gelap atau pada malam hari. Karena akan dapat mengurangi resiko terjadinya kecelakaan, kenapa dapat mengurangi resiko kecelakaan? Karena pengendara lain tahu lebar kendaraan tersebut, sehingga dapat berhati-hati ketika akan menyalip atau ketika bepapasan dengan kendaraan tersebut. Lampu kota pada bagian depan disebut dengan clearance light atau juga sering disebut dengan fog light lampu kabut yang berfungsi untuk menerangi jalan pada saat kondisi senja atau berkabut. Lampu kota pada bagian belakang kendaraan menyatu dengan lampu rem. Pada kendaraan mobil lampu belakang terdiri dari lampu mundur, lampu kota, lampu rem dan lampu tanda belok. Bohlam lampu untuk lampu rem dan lampu kota merupakan satu bagian. Bohlam lampu ini memiliki dua filament, satu untuk lampu kota dan satu lagi untuk lampu rem. Nyala lampu untuk lampu rem ini lebih terang dibandingkan dengan nyala lampu kota. Cara menyalakan lampu kota sangatlah mudah yaitu dengan memutar headlight switch sekali saja, maka lampu kota sudah menyala. Jika headlight switch diputar dua kali maka lampu kota akan menyala bersamaan dengan lampu kepala. Lampu kota dapat dinyalakan tanpa memutar kunci kontak karena aliran arus dari positif baterai tidak melewati kunci kontak tapi langsung ke headlight switch. Untuk lebih jelasnya tentang diagram kelistrikan lampu kota dapat dilihat pada gambar dibawah ini Pada gambar diatas diperlihatkan kode lampu kota pada rangkaian diatas ditulis dengan angka 58. Ketika switch diputar satu kali maka arus positif dari baterai akan mengalir ke fuse kemudian langsung ke switch dan terhubung ke terminal 58 dan kemudian langsung ke lampu kota. Keempat lampu kota pada kendaraan bagian depan kanan kiri dan bagian belakang kanan kiri dihubungkan secara paralel sehingga jika bohlam lampu kota ada yang putus salah satu, maka yang lainnya akan tetap masih menyala. Sedangkan ketika switch diputar dua kali maka arus positif dari fuse akan mengalir ke switch dan kemudian ke terminal 58 dan 56 terminal 56 untuk lampu kepala, sehingga jika diputar dua kali maka lampu kota dan lampu kepala akan menyala bersamaan.

jalur rangkaian pada lampu kota adalah