jangan merasa sendiri ada allah

TikTokvideo from 2R1401 (@2r14017): "Beginiii Yh Guysโ˜บ Jika Kita ingin sukses jangan pernah kita Merasa iri dengan rezeky orang lainโ˜บ Cukup kita jalani usaha kita Sendiri, Dan selalu bersyukur atas rezeky yang diberiโ˜บ Mari kita rubah kata lelah menjadi Lillahita'ala, In sya Allah selalu barokahโ˜บ #aamiinyaallah๐Ÿคฒ๐Ÿคฒ # Janganmerasa sendiri ada allah. Terimalah segala kekurangan dan kelebihan yang ada dalam diri sendiri itu sebagai suatu nikmat yang perlu disyukuri. 'yusuf, anak daud, janganlah engkau takut mengambil maria, sebagai isterimu, sebab anak yang ada di dalam kandungannya. Tetapi merasa diri paling benar, paling bersih, dan paling suci mesti TikTokvideo from Bandar bannedโ˜ ๏ธ (@bandarbanned_): "Hai! Adek cookiesbee yg rusuh, cengeng dan dudul, jadilah org yg bisa membanggakan dan bermanfaat utk org yg kamu sayang, Jangan hiraukan apa kata org ttgmu yg tau kamu hanyalah dirimu sendiri bukan org lain. Kami keluarga bandarbanned dan teman"mu sangat menyayangimu dan kmi akan selalu ada utkmu & Jgn takut merasa sendiri yaa, ade Al'Izz ibnu 'Abdis Salam berkata, "Engkau memuji dirimu sendiri lebih parah daripada engkau memuji orang lain. Karena kesalahan seseorang di matanya sendiri lebih ia tahu banyaknya dibanding mengetahui kesalahan orang lain. Kecintaanmu pada sesuatu itu membutakan dan menulikan. Dan memang betul, tidak ada yang disukai kecuali diri sendiri. Saatkamu merasa sendiri.. Hingga kamu berfikir orang-orang telah mengkhianatimu.. Tapi ingatlah Allah, bahwa Dia tak pernah berkhianat apalagi mendzalimi Hamba-Nya.. Justru terkadang kitalah yang melakukan itu namun Allah selalu mengampuni dan memaafkan.. Saat kamu merasa sendiri.. Karna hati terlalu berharap pada makhluk-Nya Maka, Jangan kecewa bila suatu saat orang yang kamu harapkan tak jua menghampiri.. Atau tak sesuai yang diharap.. Ich Danke Dir Dass Ich Dich Kennenlernen Durfte. Disadari atau tidak, ketika kita merasa telah mempelajari dan menguasai sesuatu, kita cenderung merasa paling pintar dan menilai orang lain tidak berilmu. Pun demikian ketika kita mempelajari dan memperdalam agama. Ketika kita merasa telah belajar dan menguasai ilmu agama, kita cenderung merasa paling benar dibanding dengan yang lebih parahnya lagi memandang orang lain tidak atau kurang beriman. Merasa diri paling benar, paling suci, paling aman dari dosa, paling beriman atau bahkan paling berhak masuk surga sejatinya merupakan tipu daya setan yang membuat sesuatu yang sebenarnya salah menjadi tampak SWT berfirman dalam surat An Najm ayat 32 yang artinya,โ€œDan Dia lebih mengetahui tentang keadaanmu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih dalam perut ibumu. Maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.โ€ QS. An Najm 32.Nabi shallallahu alaihi wasallam pun bersabda,โ€œJanganlah menyatakan diri kalian suci. Sesungguhnya Allah yang lebih tahu manakah yang baik di antara kalian.โ€ HR. Muslim.Merasa diri paling benar, paling suci, paling aman dari dosa, paling beriman atau bahkan paling berhak masuk surga adalah beberapa bentuk sikap sombong dalam Islam dan merupakan perbuatan yang sangat dicela oleh Allah itu, umat muslim sangat dianjurkan untuk lebih mengenal dirinya sendiri karena mengenal diri sendiri dalam Islam dapat menghindarkan kita dari berbagai penyakit hati menurut Islam seperti bersifat sombong, riya, ujub, takabur, dan lain surat An Nisaโ€™ ayat 49 Allah berfirman yang artinya,โ€œApakah kami tidak memperhatikan orang yang menganggap dirinya bersih. Sebenarnya Allah mensucikan siapa yang dikehendaki-Nya dan mereka tidak dianiaya sedikitpun.โ€ QS. An Nisa 49.Sebagai umat muslim, kita harusnya malu karena Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sebagai manusia yang paling sempurna keimanannya sama sekali tidak pernah merasa diri paling benar atau merasa paling karena keimanannya yang sempurna itulah beliau tidak pernah berhenti untuk beribadah kepada Allah manusia yang memiliki banyak kekurangan, ada baiknya umat muslim lebih dapat mengenal diri sendiri atau introspeksi introspeksi diri dalam Islam diantaranya adalah menyadari segala kekurangan yang dimiliki tanpa harus rajin dan sibuk merendahkan orang lain apalagi dibumbui dengan kata-kata bisa jadi orang lain yang direndahkan, dianggap salah, tidak suci, lebih berdosa, kurang beriman, dan dianggap tidak pantas masuk surga menurut โ€œkriteriaโ€-nya sejatinya jauh lebih baik dari Ibnu Qayyim Al-Jauziyah Rahimahullah berkata,โ€œJika Allah Taโ€™ala membukakan untukmu pintu memudahkan shalat malam, jangan memandang rendah orang yang tertidur. Jika Allah membukakan untukmu pintu puasa sunnah, janganlah memandang rendah orang yang tidak berpuasa. Dan jika Allah membukakan untukmu pintu jihad, maka jangan memandang rendah orang lain yang tidak berjihad. Sebab, bisa saja orang yang tertidur, orang yang tidak berupasa sunnah, dan orang yang tidak berjihad itu lebih dekat kepada Allah ketimbang dirimu.โ€Beliau juga berkata,โ€œSungguh, engkau ketiduran sepanajang malam lalu menyesal di waktu pagi, lebih baik daripada melewati malam dengan ibadah tapi merasa bangga di pagi hari. Itu karena orang yang sombong, amalannya tidak akan naik ke sisi Allah.โ€ Madarij As-Salikin 1/177.Kita harus selalu ingat bahwa ketika jari telunjuk kita arahkan kepada saudara kita yang kita anggap salah, tidak suci, lebih berdosa, kurang beriman, dan dianggap tidak pantas masuk surga sejatinya ada empat jari lain yang mengarah ke diri kita ini menunjukkan bahwa jangan sampai kita rajin dan sibuk melihat dan mengurusi kekurangan orang lain hingga membuat kita lupa berkaca pada diri sendiri yang juga penuh dengan Abu Hurairah, ia berkata,โ€œSalah seorang dari kalian dapat melihat kotoran kecil di mata saudaranya tetapi dia lupa akan kayu besar yang ada di matanya.โ€ HR. Bukhari dalam Adabul Mufrod no. 592, shahih secara mauquf.Dari beberapa dalil di atas dapat disimpulkan bahwa kita tidak diperkenankan untuk bersikap merasa paling benar karena hal itu dapat mengarah pada kesombongan. Kesombongan dalam Islam sendiri merupakan salah satu penyebab munculnya penyakit hati dalam Islam. Di samping itu, perbuatan ini sangat dicela oleh Allah ulasan singkat tentang hukum merasa paling benar. Semoga bermanfaat. Ayat Firman Tuhan Tentang Sepi karena SendiriKumpulan Ayat Alkitab Tentang KesepianDaftar Ayat Emas Alkitab LainnyaAyat Firman Tuhan Tentang Sepi karena โ€“ Ayat Alkitab tentang kesepian menjalani hidup. Manusia adalah makhluk sosial, mereka hidup bermasyarakat dan berkumpul bersama orang-orang untuk bahu-membahu saling bantuan orang lain, manusia tidak akan bisa hidup di muka bumi, mereka akan lebih sulit menjalani kehidupan bila sendirian tanpa didampingi orang. Itulah mengapa Bapa juga memasangkan kita dengan lawan jenis sebagai pasangan kadang mungkin kita akan mengalami masa yang namanya sepi, masa di mana seseorang akan menjalani kehidupan sendiri-sendiri. Terlebih ketika kita memasuki masa dewasa di mana teman-teman telah memiliki kesibukan jangan pernah murung dengan keadaan yang ada. Jangan pernah merasa sendiri dan sepi karena dunia ini begitu luas. Pun jangan pernah merasa tidak ada yang menyayangi kita sebab Allah dan Tuhan ada di hati bawah ini kami akan membagikan beberapa daftar kumpulan ayat emas Alkitab atau firman Tuhan tentang kesepian. Ayat-ayat ini kami rangkum dari berbagai sumber dan bisa Anda simak pada pembahasan Ayat Alkitab Tentang KesepianTanpa banyak basa basi kembali, langsung saja silahkan simak pembahasan lengkap mengenai daftar kumpulan ayat emas Alkitab atau firman Tuhan mengenai aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan 838-39Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga 219TUHAN Allah berfirman Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan 218Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang 1824Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindungan 629Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati. Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang-orang Korintus 19Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu 1416Karena Allah telah berfirman Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan 135bDan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah 214Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa 4110Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut 2710Tetapi jawab Tuhan kepadaku Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna. Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi Korintus 129Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan 316Dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir 2820Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah 318Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!Yakobus 48Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada Yohanes 324Daftar Ayat Emas Alkitab LainnyaDi bawah ini kami juga memiliki berbagai ayat emas Alkitab atau firman Tuhan mengenai hal-hal dan petunjuk lain dalam kehidupan. Silahkan simak selengkapnya pada pembahasan Ayat Alkitab Tentang Ujian HidupAyat Emas Alkitab Tentang PerceraianKumpulan Ayat Alkitab Tentang MemaafkanAkhir KataDemikian ulasan singkat mengenai beberapa ayat alkitab tentang kesepian merasa sendiri. Semoga dengan adanya ayat emas tentang kesepian ini, kita bisa menjadi semakin paham bahwasannya kita tidak sendiri di dunia yang luas Rohani Kristen Tentang Akhir ZamanNabi yang Meramalkan Kelahiran Tuhan YesusDoa Katolik untuk Keutuhan Rumah Tangga Kehidupan tempat kita belajar dan berinteraksi juga bersosialisasi. Tak mungkin kita hidup dalam kesendirian. Terus yang lain dianggap apa?? Saat diri merasa sendiri. Dunia terasa sempit. Penuh sesak dan sumpek! Mata berurai hati berprasangka. Pejamkan matamu sejenak. Jernihkan fikiran beningkan hati. Seringkali kita terjebak pada fikiran yang salah. Hingga tindakan dan ucapan pun salah! Saat kamu merasa, orang tak lagi memperdulikanmu.. Tapi ingatlah Allah yang selalu peduli.. Saat kamu merasa sendiri.. Hingga berfikir seolah tak ada lagi orang yang memperhatikanmu.. Tapi ingatlah Allah yang selalu memperhatikanmuโ€ฆ Saat kamu merasa sendiri.. Hingga berfikir tak ada lagi orang yang mau mendengar ceritamu, keluhmu, kesahmu, bahagiamuโ€ฆ Tapi ingatlah Allah yang kan selalu setia Mendengarmu Kapanpun kamu mau! Saat kamu merasa sendiri.. Hingga kamu berfikir orang-orang telah meninggalkanmu.. Tapi ingatlah Allah yang tetap setia menunggumu Yang takkan pernah meninggalkanmuโ€ฆ Kecuali kamu sendiri yang meninggalkan-Nya.. Dia slalu ada untukmu.. Saat kamu merasa sendiri.. Hingga kamu berfikir seolah tak ada yang dapat kita percaya.. Tapi ingatlah Allah, Kita harus tetap percaya Pada-Nya.. Dia selalu memberi kita.. kesempatan untuk memperbaiki segalanya.. Saat kamu merasa sendiri.. Hingga kamu berfikir orang-orang telah mengkhianatimu.. Tapi ingatlah Allah, bahwa Dia tak pernah berkhianat apalagi mendzalimi Hamba-Nya.. Justru terkadang kitalah yang melakukan itu namun Allah selalu mengampuni dan memaafkan.. Saat kamu merasa sendiri.. Karna hati terlalu berharap pada makhluk-Nya Maka, Jangan kecewa bila suatu saat orang yang kamu harapkan tak jua menghampiri.. Atau tak sesuai yang diharap.. Karna manusia memiliki keterbatasan, sementara Allah tidak berbatas.. Jadi berharaplah pada-Nya.. Maka kamu takkan kecewa.. Justru keikhlasan dan kesabaran yang kamu dapatkan! Saat kamu merasa sendiri.. Ingatlah selalu Allah.. Selama diri mengingat-Nya dan hati yakin padaNya.. Maka sepimu tiada! Maka sedihmu sirna! Berharaplah selalu pada Allah! Maka Allah membalasmu dengan Cara terbaiknya! Jadi benar! kita tidak sendiri! Allah bersama kita, jadi apa yang Kita takuti,,,? โ€œSelama kita berserah diri pada-Nya, maka kita tidak sendiri, Semua problema, semoga dapat mendewasakan diri kita untuk lebih baik dan lebihโ€ฆโ€ฆ..lebihโ€ฆโ€ฆ.lebih mendapat Kesabaranโ€ Insya Allah..Aamiin.. โ€œYa Allah Ya Rabb Beri kami kekuatan tuk Menjalani semua uji Dan Qadha-Mu, Ku yakin, semua itu mengandung hikmah yang terselip, Agar aku senantiasa lebih Mendekat lagi pada-Mu. Rabb, Buanglah semua kebencian ataupun prasangka yang masih menyelimuti hati, Ku tak ingin ya Rabb, Menodai kesucian hatiku karna prasangka dan penyakit hati lainnya, Yang membuat hatiku kelam dan ternoda. Pada-Mu aku berharap.. pada-Mu Aku bersujud.. Bimbinglah aku! Tegarkan aku.. Sabarkan Aku.. Penuhi dengan Cinta ,Rahmat dan Kasih sayang-Muโ€ Aamiin Allahumma Aamiin.. Back to top button "Sendiri bukan kesalahan. Memilih untuk menjadi single pun sama sekali nggak ada salahnya kok. Lagipula Mbak punya Allah. Dan mbak Malica juga sudah punya pasangan yang setia. Pasangan yang nggak akan pernah melukai, tetapi justru akan memberikan kebahagian setiap lain adalah menulis. Benar, kan, Mbak?โ€ Sulit dipercaya, ternyata orang yang baru saja saya temui beberapa bulan lalu sebagai partner kerja memberikan petuah yang bikin hati saya adem banget malam itu. Sebelumnya, saya mengalami momen yang awkward banget ketika beberapa orang mulai mempertanyakan status saya saat ini. "Kenapa nggak nikah, Mbak? Mantan udah nikah, lho!" "Kenapa nggak usaha nyari Mbak Malica? Kasihan anak-anak tuh udah pada gede." Ah, bagaimana saya harus menjelaskan pada mereka? Jika saya diam, takutnya mereka semakin penasaran, kan? Saya bukan tidak ingin menikah lagi. Keinginan untuk membina sebuah rumah tangga yang kedua pastinya ada. Tetapi kegagalan sebelumnya, cukup membuat saya tersadar bahwa pernikahan tidak hanya menyatukan dua hati saja. Melainkan menyamakan visi dan misi hidup, bisa menerima kekurangan pasangan, saling menghargai dan menghormati, menjaga kepercayaan pasangan, serta mampu menyatukan dua keluarga. Jika saja ada salah satunya tidak dipatuhi, maka, tidak menutup kemungkinan tembok rumah tangga yang tadinya kokoh, perlahan-lahan akan roboh. Yah, meski saya tahu bahwa hadirnya sebuah masalah dalam rumah tangga sangatlah wajar. Tetapi tetap saja, beberapa pilar yang sudah saya sebutkan di atas, alangkah baiknya tetap dijaga agar tercipta keluarga yang bahagia. Itulah yang menjadi alasan kenapa saya harus benar-benar mempertimbangkan dalam hal memilih pasangan. Saya juga bukannya nggak mau mencari pasangan selama 5 tahun ini. Sebenarnya ada sih yang klik di hati. Hanya saja, lagi-lagi saya berpikir apakah dia akan menerima keadaan saya? Perempuan yang tak lagi muda dan memiliki dua anak? Apakah dia bisa menganggap anak saya seperti anaknya sendiri? Sungguh, memikirkan pernikahan kedua itu lebih ribet dibanding pernikahan pertama, apalagi jika ada anak. Sejatinya yang terlintas bukan perkara bagaimana ijab qobul yang akan berlangsung dengan khidmat. Atau apakah si dia lancar mengucapkan kalimat sakral itu ya? Namun sebaliknya, kegalauan itu hadir ketika saya harus mengenalkan sosok lelaki yang akan menjadi ayah bagi anak-anak. Bahkan sekadar menyebut namanya di depan anak-anak saja, mulut saya seolah terkunci, seperti dihadang oleh tumpukan batu-batu besar sehingga ucapan yang sejatinya ingin sekali saya sampaikan pada anak-anak tertahan di tenggorokan saja. Sementara hati saya menangis bak ditusuk duri yang sakitnya tak terperi. Meski demikian, sampai saat ini saya tidak pernah memiliki keinginan untuk menutup hati dari lawan jenis. Sesakit apapun luka di masa lalu, bukan berarti saya harus minder, nggak mau taaruf dengan lawan jenis, atau bahkan mengecilkan kelebihan diri. Cukup berpikir sederhana saja. 30 tahun bukanlah usia yang pantas untuk berbasa-basi dalam hubungan. Apalagi harus ngikutin tren menjadi bucin yang suka galau nggak jelas. Dimana kegalauan tersebut tanpa disadari memberikan efek kurang baik secara mental maupun psikis. Yang paling menyeramkan, kemungkinan saya pribadi pastinya sedikit banyak lebih suka mengeluh dan mengeluh. Tak jarang saya akan merasakan kesepian dengan tidak adanya pasangan atau parahnya saya akan menganggap hidup ini nggak adil banget. Padahal masih ada yang lebih penting untuk dipikirkan daripada sekadar meratapi nasib sebagai jomlo, bukan? Teringat sebuah kelas online yang diadakan oleh satu persen dengan mengambil tema "Menyendiri tanpa merasa sendiri." Wow .... tema yang unik untuk dilirik. Saat membaca info kelas tersebut di instagram satu persen, saya tergiur. Kenapa? Generasi sekarang sangat butuh yang namanya ilmu pengembangan diri menciptakan kita itu sebagai makhluk yang istimewa dibanding makhluk lain ciptaan-NYA. Oleh karena itu, sebisa mungkin hargailah diri sendiri. Sebagaimana Allah berfirman dalam Surah Al-Isra ayat 70 Sebagai makhluk yang diistimewakan sekaligus dibekali akal oleh Allah, sehingga sudah sepatutnya sebelum berpikir kita harus mengolahnya terlebih dahulu. Sebelum berpikir kita sendirian di dunia ini, maka ingatlah bahwa Allah teramat dekat dengan kita. Itulah kenapa satu persen mengadakan kelas online berbasis self-improvement guna menyadarkan kita agar tidak berpikir negatif, tidak kehilangan jati diri ketika tersudutkan oleh ujian hidup, juga tidak menjadi sosok yang labil hanya karena omongan dari toxic people yang ada di sekitar kita. Makanya, perihal jodoh saya lebih memasrahkan pada Allah saja. Sesekali saya menjadi sosok yang cuek bebek ketika ada ucapan yang nggak enak didengar. Saya pun sangat yakin jika Allah telah menyiapkan jodoh terbaik buat saya kelak. Seorang imam yang tidak hanya menjaga dan menuntun saya menuju surga-Nya. Tetapi juga dialah yang akan menjadi panutan anak-anak saya. Itulah harapan saya. Akan tetapi jika sampai saat ini jodoh dari Allah belum juga tampak hilalnya, ya nggak masalah. Saya harus bersabar untuk menunggu lagi. Dan umpama, suatu saat takdir saya memang tidak dipertemukan lagi dengan jodoh yang klik. Lantas apa yang harus saya lakukan agar terus bertahan dalam kesendirian? Apakah saya akan bisa bahagia meski tidak ada pasangan untuk berbagi? At least untuk saat ini, kegagalan cukup mengajarkan saya untuk menjadi perempuan yang tegar dan mandiri. Dalam situasi apapun, saya harus bisa menciptakan sebuah kebahagiaan untuk diri sendiri sekalipun tanpa pasangan. Toh, fokus hidup saya sudah beralih pada mengasuh, mendidik, dan membesarkan anak-anak bukan? Mungkin terdengar sangat egois ya? Tapi inilah pilihan hidup. Karena masa depan saya adalah anak-anak. Merekalah, dua perak yang harus saya ubah menjadi mutiara di masa depan. Nah, lantas bagaimana cara saya agar tetap bertahan seorang diri? Apalagi di tengah wabah coronavirus seperti sekarang, bukan hanya mental yang terkekang, tetapi imbauan untuk bekerja dari rumah juga seringkali membosankan. Tidak ada pasangan untuk berbagi curhat perihal finansial yang tak lagi stabil. Bisa saja menjadikan diri ini semakin merasa kesepian? Well, sepertinya saya harus memiliki cara untuk membahagiakan diri sendiri agar lebih ringan menjalani hidup bersama anak-anak. Tentunya selalu menjadikan Allah sebagai tempat bersandar dalam segala hal. Cara Bahagiaku Menikmati Status Single. Simple dan Anti Ribet! 1. Menulis Membuatku Merasa Hidup Tak dimungkiri, menulis adalah cara saya untuk meraih kebahagiaan yang sebenarnya. Mulanya, saya menulis hanya sebagai sarana self-healing. Namun, semakin ditekuni, perlahan-lahan menulis mampu mengurangi beban hidup. Dengan terus menulis, saya merasa lebih hidup. Seperti yang dikatakan Natalie Goldberg, penulis buku berjudul Writing Down The Bones. Buku tersebut kurang lebihnya berbicara tentang siapapun yang berprofesi sebagai penulis, dia bisa dikatakan seperti hidup dua kali. Di mana hidup pertamanya dihabiskan untuk menghasilkan tulisan awal. Hidup yang kedua lebih difokuskan pada mengoreksi tulisan, dan mengujinya. Bagaimana maksudnya? Ilustrasinya, seorang penulis bisa merekayasa sebuah kehidupan. Tentunya dengan imajinasi penulis yang disampaikan dengan bahasa tulisan. Menulis genre apapun, penulis harus menyisipkan pesan pada pembaca. Memotivasi pembaca agar terpengaruh dengan apa yang sudah ditulis. Inilah yang menjadikan penulis selalu merasa hidup. Dimana setiap goresan yang pernah dia torehkan, ternyata mampu membentuk napas kehidupan baru. Mereka yang merasa ujian hidup terlalu berat, tanpa sadar mau mengubah cara berpikir karena tulisan. Jadi, itulah kenapa menulis membuat saya terus bahagia. Menulis selalu menuntun saya untuk menulis hal-hal positif agar tulisan tersebut menginspirasi. Dan lagi, setiap tulisan adalah tanggungjawab. Kita nggak bisa menulis kalimat tanpa sebab. Apa yang kita tulis akan ada perhitungan di akhirat kelak. Ada sebuah cerita, dan saya baru mengalaminya tiga hari lalu. Sungguh, kalimat ini sangat sederhana. Karena saya ingin melampiaskan uneg-uneg dalam pikiran saja. "Ketika sebuah kebaikan disalahartikan" kalimat ini yang saya tulis di media sosial instagram malica_ahmad Dalam captionnya saya berbicara tentang apabila seseorang berprasangka buruk akan kebaikan yang kita lakukan, tak perlu membalas dengan ucapan. Apalagi harus mencari tahu kenapa mereka bisa berprasangka demikian. Baiknya, untuk membungkam suara-suara tumbang tersebut adalah dengan prestasi. Biarkan diri kita terbang lebih tinggi, sehingga mereka yang meremehkan tak lagi mampu mengejar. Ya, inilah yang saya sebut sejatinya menulis itu menguji diri sendiri. Apa yang kita tulis, bisa saja itu yang akan terjadi dalam kehidupan kita. Kemudian kita pun tertantang untuk mencari solusinya. Jadi, menulislah yang baik hingga dari tulisan kita itu mampu memberi dampak yang baik bagi siapapun. 2. Kopi Selalu Menjadi Teman untuk Belajar Memaknai Hidup Bukan rahasia umum jika dengan menyeruput segelas kopi di pagi hari akan memberikan energi positif saat beraktivitas seharian. Kandungan kafein dalam kopi mampu membangkitkan hormon endorphin dalam tubuh sehingga saat kita menghidu aromanya saja, kita akan merasa nyaman dan tenang. Inilah cara bahagia receh saya yabg kedua. Saya adalah salah satu perempuan yang seringkali menyebut diri sendiri sebagai coffee lovers. Segala jenis kopi hitam sangat enak untuk dinikmati. Bahkan saya bisa katakan bahwa jenis apapun minuman yang pernah saya konsumsi, sungguh nikmatnya kopi belum terkalahkan. Kopi selalu menjadi teman setia saya di mana pun dan kapan pun. Saat merasa suntuk, biasanya saya memilih untuk menyedu kopi dibanding menonton TV. Tak hanya itu, saat saya merasa stuck menulis, saya seringkali menjadikan kopi sebagai pelarian untuk mencari inspirasi baru. Duduk di belakang rumah sembari melihat burung-burung kecil berterbangan, atau sekadar mendengar merdunya embusan angin menyapa pohon bambu yang rimbun. Pokoknya, bercengkrama dengan kopi hitam selalu membawa akhir yang bahagia. 3. Traveling Membuatku Belajar Makna Syukur Siapa sih yang nggak suka traveling? Siapa juga yang tidak bahagia saat traveling? Traveling adalah salah satu alasan saya kenapa tetap bahagia meski berstatus jomlo. Menurut saya, dengan melakukan traveling ke berbagai daerah, saya akan menemukan hal baru yang belum pernah saya temui sebelumnya. Bagi perempuan seperti saya yang suka tantangan sekaligus selalu excited saat melihat sesuatu yang baru, traveling menjadi obat paling ampuh untuk melepas semua masalah hidup. Bahkan saya bisa bilang, traveling memberikan sebuah kebebasan. Alasan ini juga yang menjadikan traveling jauh lebih membahagiakan dibanding harus sibuk memikirkan pasangan baru. Solo traveling maupun backpacker bersama beberapa teman, sejenak meminta saya untuk mengenal diri sendiri lebih jauh lagi. Nggak masalah meski statusnya saya adalah seorang ibu dengan dua anak yang usianya masih 7 tahun dan 5 tahun. Namun, kalian juga harus tahu bahwa ibu rumah tangga juga mendapatkan hak untuk melepas statusnya sementara dan memberikan kesempatan me time untuk dirinya. Oh ya, traveling nggak harus mengeluarkan banyak modal kok. Dengan budget yang sangat minim pun, tentu saja kita sudah bisa berlibur ke tempat yang diinginkan. Kuncinya, kalian harus mengatur keuangan rumah tangga dengan baik. 4. Berimajinasi Gratis dan Membuka Wawasan dengan Membaca Siapa bilang membaca itu kegiatan yang membosankan? Saya meletakkan membaca menjadi aktivitas keempat yang mampu menciptakan kebahagiaan. Saya selalu menjadwalkan membaca buku setiap dua hari sekali. baik buku-buku tersebut berupa buku fisik maupun buku digital. Selain itu, saya juga acapkali membaca beberapa artikel dengan tema-tema yang disukai. Pokoknya, membaca harus menjadi kebiasaan. Kenapa membaca membuat saya bahagia? Sebab di sana saya mendapat ilmu gratis. Saya bisa mengambil hikmah dalam setiap tulisan di dalam buku, artikel, ataupun tulisan lainnya. Yang mana membaca secara tidak langsung mengajak otak saya untuk berjalan-jalan mencari kebenaran kalimat yang tertulis di sana. 5. Berdandan Meningkatkan Mood Secara Instan Pernah mendengar jika perempuan akan selalu feel good jika dirinya berpenampilan look good. Nah, untuk menjaga penampilan nggak harus dengan berpakaian bagus. Cukup dengan bersolek atau menghias diri dengan lipstik saja, suasana hati perempuan tentu akan senang dan bahagia. Saya memang nggak bisa dandan. Tetapi saat suasana hati badmood, seringkali saya menghabiskan waktu untuk melukis wajah dan bibir. Meski setelah puas saya pun akan menghapus ukiran make up. Hahaha Dan jangan lupa, berdandan bukan hanya boleh dilakukan untuk perempuan bersuami saja kok. Jomlo juga punya hak untuk bersolek demi membahagikan diri sendiri. Bukan untuk orang lain, ya. Teman, lima hal di atas memang terkesan sesuatu yang remeh, bahkan receh sekali. Sebenarnya tidak hanya saya yang bisa melakukan, tetapi semua orang mampu untuk mempraktikannya. Hanya saja, nggak semua orang dapat mengambil bagian-bagian penting yang bisa membuat bahagia. Padahal apapun aktivitasnya, jika hati kita merasa senang melakukannya, dengan pikiran yang fresh tanpa beban, serta bisa mengambil setiap pelajaran. Kebahagiaan itu pun tercipta dengan sendirinya tanpa perlu dicari ke tempat yang sangat jauh sekalipun. Yang namanya bahagia, itu sangat dekat dengan diri kita kok. Cuma ya gitu, tak banyak dari kita yang menyadari. Anehnya, sebagian dari kita mempercayai bahwa cara menciptakan kebahagiaan untuk diri sendiri itu susah. Sehingga mereka seolah-olah hidupnya tidak bahagia. Akhirnya, kita pun mengeluhkannya ke sana-sini, kemudian merasa sendiri dan tidak punya teman dekat yang bisa mengerti. Padahal kalau kita mau, bahagia cukup dilakukan dengan bersyukur dan janganlah merasa sendiri. Ingat, Allah selalu dekat. Allah menemani setiap langkah dan keringat yang kita teteskan untuk berjuang di dunia. Jomlo? Nggak ada pasangan? Ya woles aja. Punya pasangan pun belum menjamin hidup kita sempurna kok. Percaya deh. Jadi, bahagialah dengan caramu, bukan cara tetangga di sebelahmu. Ciptakan, bukan mencari. Itulah yang disebut kebahagiaan hakiki. Jangan Merasa Benar Sendiri, Karena Bisa Menjerumuskan Kepada Kemusyrikan KH. Mustafa Bisri menjelaskan dalam kajian mengaji Hadis kitab al-Arbaโ€™in al-Nawawi bahwa Allah SWT Maha luas ampunanNya, sebesar apapun itu dosanya, pasti Allah SWT ampuni, walaupun menjulang setinggi langit. Namun, hal tersebut memiliki satu syarat yaitu tidak menyekutukan Allah SWT. Dalam Hadis urutan ke-42 dalam kitab al-Arabโ€™in al-Nawawi memuat kalam Allah SWT yang menyatakan bahwa Allah SWT akan mengampuni segala dosa ุฃูŽู†ูŽุณู ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุณูŽู…ูุนู’ุชู ุฑูŽุณููˆู’ู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูŠูŽู‚ููˆู’ู„ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ูŠูŽุง ุงุจู’ู†ูŽ ุขุฏูŽู…ูŽุŒ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ู…ูŽุง ุฏูŽุนูŽูˆู’ุชูŽู†ููŠ ูˆูŽุฑูŽุฌูŽูˆู’ุชูŽู†ููŠ ุบูŽููŽุฑู’ุชู ู„ูŽูƒูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽุงูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูู†ู’ูƒูŽ ูˆูŽู„ุงูŽ ุฃูุจูŽุงู„ููŠุŒ ูŠูŽุง ุงุจู’ู†ูŽ ุขุฏูŽู…ูŽ ู„ูŽูˆู’ ุจูŽู„ูŽุบูŽุชู’ ุฐูู†ููˆู’ุจููƒูŽ ุนูŽู†ูŽุงู†ูŽ ุงู„ุณู‘ูŽู…ุงูŽุกู ุซูู…ู‘ูŽ ุงุณู’ุชูŽุบู’ููŽุฑู’ุชูŽู†ููŠ ุบูŽููŽุฑู’ุชู ู„ูŽูƒูŽุŒ ูŠูŽุง ุงุจู’ู†ูŽ ุขุฏูŽู…ูŽุŒ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ู„ูŽูˆู’ ุฃูŽุชูŽูŠู’ุชูŽู†ููŠ ุจูู‚ูุฑูŽุงุจู ุงู’ู„ุฃูŽุฑู’ุถู ุฎูŽุทุงูŽูŠุงูŽ ุซูู…ู‘ูŽ ู„ูŽู‚ููŠู’ุชูŽู†ููŠ ู„ุงูŽ ุชูุดู’ุฑููƒู’ ุจููŠ ุดูŽูŠู’ุฆุงู‹ ู„ุฃูŽุชูŽูŠู’ุชููƒูŽ ุจูู‚ูุฑูŽุงุจูู‡ูŽุง ู…ูŽุบู’ููุฑูŽุฉู‹Dari Anas Radhiallahuanhu dia berkata, Saya mendengar Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda, Allah taโ€™ala berfirman Wahai anak Adam, sesungguhnya Engkau berdoa kepada-Ku dan memohon kepada-Ku, maka akan aku ampuni engkau, aku tidak peduli berapapun banyaknya dan besarnya dosamu. Wahai anak Adam seandainya dosa-dosamu sebanyak awan di langit kemudian engkau minta ampun kepadaku niscaya akan Aku ampuni engkau. Wahai anak Adam sesungguhnya jika engkau datang kepadaku dengan kesalahan sepenuh bumi kemudian engkau menemuiku dengan tidak menyekutukan Aku sedikitpun maka akan Aku temui engkau dengan sepenuh itu pula ampunan HR. al-Turmudzi.Syirik berarti meyakini bahwa ada Tuhan lain selain Allah SWT. KH. Mustafa Bisri memberikan contoh syirik yaitu jika ada seseorang yang menyembah Allah SWT, melaksanakan shalat, namun orang tersebut juga meminta sesuatu kepada pohon beringin, menyembah juga di sana, nah, itulah syirik, menjadikan sesuatu selain Allah SWT sebagai yang syirik atau musyrik tidak akan diampuni dosanya. Tingkatan dosa yang paling tinggi adalah syirik. Sehingga, pernyataan dan janji Allah SWT akan mengampuni segala dosa, tidak peduli sebesar apapun dosa tersebut, hal itu berlaku bagi hamba-hambaNya yang tidak melakukan dosa syirik. Selagi hamba tersebut menjadikan Allah SWT satu-satunya tempat meminta, memohon dan masih berharap ampunan dari Allah SWT maka Allah akan mengampuni segala dosa setan membisikkan kepada manusia supaya manusia merasa tidak memiliki dosa sehingga tidak perlu memohon ampunan kepada Allah SWT. Ada juga yang merasa banyak dosa sehingga malu untuk berdoa dan meminta kepada Allah SWT. Lalu, jika seperti itu, kepada siapa lagi kita berdoa dan memohon? Jika tidak kepada Allah SWT? Seperti itulah godaan dan bisikan yang harus kita KH. Mustafa Bisri menjelaskan bahwa bisikan paling mengerikan dan membahayakan yaitu ketika manusia menyekutukan Allah SWT dengan dirinya sendiri. Seseorang yang menggebu-gebu untuk memperjuangkan agama Allah SWT maka akan merasa dirinya paling benar, padahal yang paling mutlak kebenarannya adalah Allah SWT, kebenaran yang mutlak milik Allah SWT. Jadi, saat seseorang merasa mutlak paling benar maka sesungguhnya ia sedang menyekutukan Allah SWT. sekali kita melihat di sekitar kita bahwa orang mengorasikan kebenaran, merasa paling benar karena sudah menjunjung tinggi kalam Allah SWT dan agamaNya, tidak ada yang benar kecuali orasinya. Hal seperti inilah yang harus lebih diberikan rambu hati-hati. Semoga kita tidak termasuk golongan seperti itu, selalu menjadikan Allah SWT di atas segalanya. Aamiin.

jangan merasa sendiri ada allah